BAB 5 - Jenis-Jenis Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor dan Outdoor

 


🧾 RPP PEMBELAJARAN MENDALAM

Topik                          : Jenis-Jenis Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor dan Outdoor
Fase/Kelas/Semester  : Fase F / XI / Ganjil
Alokasi Waktu           : 2 × 45 menit × 2 pertemuan
Guru Pengampu       : Achmad Rawi Baihaqi, S.Kom


1. Identifikasi Peserta Didik

Peserta didik kelas XI TKJ telah memahami dasar-dasar jaringan nirkabel dan standar IEEE 802.11. Namun, mereka perlu memperdalam pemahaman tentang jenis-jenis teknologi jaringan nirkabel yang digunakan di lingkungan indoor (dalam ruangan) dan outdoor (luar ruangan).

Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan belajar mengenali karakteristik, jangkauan, kecepatan, serta aplikasi masing-masing teknologi nirkabel, baik yang digunakan di gedung (LAN wireless) maupun antar lokasi (Wireless MAN/WAN).


2. Identifikasi Materi Pelajaran

Materi mencakup:

·         Pengetahuan Faktual: Jenis-jenis teknologi jaringan nirkabel seperti Wi-Fi, Bluetooth, Zigbee, WiMAX, LTE, dan 5G.

·         Pengetahuan Konseptual: Perbedaan karakteristik jaringan nirkabel indoor dan outdoor.

·         Pengetahuan Prosedural: Penerapan teknologi nirkabel sesuai kebutuhan dan kondisi area.

·         Pengetahuan Metakognitif: Analisis efisiensi penggunaan jaringan nirkabel di lingkungan tertentu (sekolah, rumah, area publik).


3. Dimensi Profil Pelajar Pancasila

✅ Bernalar kritis
✅ Kreatif
✅ Gotong royong
✅ Mandiri
✅ Tanggung jawab


4. Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan berbagai jenis teknologi jaringan nirkabel yang digunakan di area indoor dan outdoor, serta mampu memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan jaringan berdasarkan karakteristik sinyal, jangkauan, dan kondisi lingkungan.


5. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik mampu:

1.      Menjelaskan pengertian jaringan nirkabel indoor dan outdoor.

2.      Mengidentifikasi berbagai teknologi jaringan nirkabel.

3.      Menjelaskan karakteristik dan fungsi masing-masing teknologi.

4.      Membedakan penerapan jaringan nirkabel di dalam dan luar ruangan.

5.      Menganalisis pemilihan teknologi berdasarkan kebutuhan jarak dan lingkungan.

6.      Menyajikan hasil analisis dalam bentuk laporan atau presentasi kelompok.


6. Praktik Pedagogis

·         Pendekatan Discovery Learning dan Project-Based Learning.

·         Pembelajaran berbasis eksplorasi dan studi kasus lapangan.

·         Simulasi pemetaan area jangkauan jaringan indoor dan outdoor.


7. Mitra Pembelajaran

·         Teknisi jaringan sekolah.

·         Provider internet lokal (ISP).

·         Komunitas jaringan wireless daerah (misal: RT/RW-Net).


8. Lingkungan Pembelajaran

·         Fisik: Laboratorium jaringan komputer dan area lapangan sekolah.

·         Virtual: Simulasi menggunakan aplikasi Ekahau, Wi-Fi Analyzer, atau Google Earth untuk pemetaan jaringan.

·         Budaya: Kolaboratif, praktikal, berbasis masalah, dan reflektif.


9. Pemanfaatan Digital

·         Simulasi desain jaringan nirkabel indoor-outdoor dengan Packet Tracer / Ekahau.

·         Penggunaan Wi-Fi Analyzer untuk mengukur jangkauan sinyal.

·         Pembuatan laporan digital hasil observasi menggunakan Google Docs / Canva.


10. Langkah-Langkah Pembelajaran

🧭 Pertemuan 1 – Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor (2 × 45 menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

·         Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.

·         Apersepsi: menampilkan video “Bagaimana Wi-Fi bekerja di dalam ruangan”.

·         Pertanyaan pemantik:

o    “Mengapa sinyal Wi-Fi bisa lemah di ruangan tertutup?”

o    “Teknologi apa yang digunakan untuk jaringan jarak dekat?”

·         Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Kegiatan Inti (70 menit)

1.      Mengamati:

o    Guru menjelaskan konsep jaringan indoor dan contoh penerapannya.

o    Menampilkan perbandingan teknologi Wi-Fi, Bluetooth, Zigbee, NFC.

2.      Menalar:

o    Siswa membandingkan jangkauan dan kecepatan antar teknologi tersebut.

o    Diskusi: “Teknologi apa yang paling efisien untuk laboratorium komputer sekolah?”

3.      Menerapkan:

o    Praktik pengukuran kekuatan sinyal Wi-Fi menggunakan Wi-Fi Analyzer.

o    Menganalisis pengaruh dinding dan posisi Access Point terhadap kekuatan sinyal.

4.      Menyimpulkan:

o    Siswa membuat catatan hasil observasi dan menyimpulkan karakteristik jaringan indoor.

Kegiatan Penutup (10 menit)

·         Refleksi hasil pembelajaran.

·         Guru memberi tugas proyek: “Mendesain topologi jaringan Wi-Fi untuk ruang kelas.”


⚙️ Pertemuan 2 – Teknologi Jaringan Nirkabel Outdoor (2 × 45 menit)

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

·         Guru mengulas hasil pertemuan sebelumnya.

·         Menampilkan video “Wireless Outdoor Technology: WiMAX, LTE, 5G.”

Kegiatan Inti (70 menit)

1.      Eksplorasi:

o    Guru menjelaskan teknologi outdoor: WiMAX, LTE, 5G, VSAT, Microwave Link.

o    Menunjukkan perbedaan frekuensi dan jangkauan antar teknologi.

2.      Praktik Lapangan / Simulasi:

o    Siswa mengamati area luar ruangan sekolah untuk menentukan titik pemasangan antena outdoor.

o    Simulasi perancangan topologi outdoor sederhana menggunakan Packet Tracer.

3.      Diskusi & Presentasi:

o    Kelompok mempresentasikan hasil desain jaringan outdoor.

o    Guru memberikan umpan balik teknis dan rekomendasi perbaikan.

Kegiatan Penutup (10 menit)

·         Refleksi pembelajaran dan penarikan kesimpulan.

·         Guru memberikan penguatan tentang perbedaan fungsi jaringan indoor dan outdoor.


11. Asesmen Pembelajaran

Tahap

Jenis Asesmen

Aspek yang Dinilai

Instrumen

Awal

Pre-Test

Pengetahuan awal tentang teknologi nirkabel

Kuis digital

Proses

Observasi praktik

Keterampilan analisis dan kerja kelompok

Lembar observasi

Akhir

Proyek dan presentasi

Desain jaringan indoor/outdoor dan hasil analisis

Rubrik proyek


Rubrik Penilaian Proyek

Aspek

Skor 4 (Sangat Baik)

Skor 3 (Baik)

Skor 2 (Cukup)

Skor 1 (Kurang)

Ketepatan Pemilihan Teknologi

Sesuai kondisi dan kebutuhan

Cukup sesuai

Kurang sesuai

Tidak sesuai

Desain Topologi

Lengkap dan realistis

Lengkap tapi kurang detail

Sebagian benar

Tidak logis

Analisis Teknis

Mendalam dan sistematis

Cukup baik

Kurang logis

Tidak ada analisis

Kerja Sama Kelompok

Sangat kompak dan aktif

Cukup aktif

Kurang aktif

Tidak berpartisipasi

Presentasi

Jelas, runtut, komunikatif

Cukup baik

Kurang jelas

Tidak paham isi proyek


12. BAHAN BACAAN

🧩 BAB 4 – Jenis-Jenis Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor dan Outdoor

Mata Pelajaran : Teknologi Jaringan Kabel dan Nirkabel

Kelas / Fase / Semester : XI / Fase F / Ganjil

Guru Pengampu : Achmad Rawi Baihaqi, S.Kom


1️ Pendahuluan

Jaringan nirkabel (wireless network) adalah sistem komunikasi data yang tidak menggunakan kabel fisik untuk menghubungkan perangkat, melainkan menggunakan gelombang radio, inframerah, atau sinyal mikro.
Tujuannya adalah memberikan fleksibilitas, mobilitas, dan efisiensi dalam mengakses data atau internet.

Berdasarkan area jangkauannya, jaringan nirkabel dibedakan menjadi dua jenis utama:

  1. Jaringan Nirkabel Indoor (dalam ruangan)
  2. Jaringan Nirkabel Outdoor (luar ruangan)

2️ Teknologi Jaringan Nirkabel Indoor

Teknologi jaringan nirkabel indoor biasanya digunakan di kantor, rumah, sekolah, laboratorium, atau ruang publik tertutup.
Tujuannya untuk menghubungkan perangkat dalam area terbatas tanpa menggunakan kabel LAN.

Berikut beberapa teknologi utama yang digunakan di lingkungan indoor:

🔹 1. Wi-Fi (Wireless Fidelity)

  • Berdasarkan standar IEEE 802.11.
  • Frekuensi: 2.4 GHz dan 5 GHz.
  • Kecepatan: hingga 9.6 Gbps (Wi-Fi 6).
  • Kelebihan: koneksi cepat, mudah dikonfigurasi.
  • Kekurangan: interferensi jika terlalu banyak perangkat.
  • Contoh penggunaan: jaringan internet sekolah, kantor, kafe.

🔹 2. Bluetooth

  • Digunakan untuk koneksi jarak pendek (PAN – Personal Area Network).
  • Frekuensi: 2.4 GHz.
  • Jarak efektif: 1–10 meter.
  • Kelebihan: hemat daya, mudah dihubungkan.
  • Kekurangan: kecepatan rendah (~3 Mbps).
  • Contoh: koneksi headset, keyboard, printer.

🔹 3. Zigbee

  • Digunakan untuk komunikasi antarperangkat IoT (Internet of Things).
  • Frekuensi: 2.4 GHz.
  • Kecepatan: 250 Kbps.
  • Kelebihan: stabil dan hemat energi.
  • Kekurangan: tidak cocok untuk data besar.
  • Contoh: sensor suhu, lampu pintar, sistem keamanan rumah.

🔹 4. NFC (Near Field Communication)

  • Komunikasi jarak sangat dekat (kurang dari 10 cm).
  • Frekuensi: 13.56 MHz.
  • Kelebihan: sangat cepat dan aman.
  • Kekurangan: jangkauan sangat pendek.
  • Contoh: pembayaran digital, kartu akses, e-money.

3️ Teknologi Jaringan Nirkabel Outdoor

Teknologi jaringan nirkabel outdoor digunakan untuk komunikasi antar lokasi atau area luas, seperti antar gedung, antar sekolah, atau jaringan internet pedesaan.
Biasanya membutuhkan perangkat antena eksternal, tower, dan modul transmisi kuat.

🔹 1. WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

  • Berdasarkan standar IEEE 802.16.
  • Frekuensi: 2.3–3.5 GHz.
  • Kecepatan: hingga 70 Mbps.
  • Jarak jangkauan: hingga 50 km.
  • Kelebihan: cocok untuk area luas dan pedesaan.
  • Kekurangan: membutuhkan izin frekuensi.
  • Contoh: internet desa, jaringan antar sekolah.

🔹 2. LTE (Long Term Evolution / 4G)

  • Teknologi seluler generasi keempat (4G).
  • Frekuensi: 700–2600 MHz.
  • Kecepatan: hingga 100 Mbps.
  • Kelebihan: mobilitas tinggi, sinyal stabil.
  • Kekurangan: biaya perangkat tinggi.
  • Contoh: modem seluler, jaringan operator.

🔹 3. 5G

  • Teknologi jaringan generasi kelima.
  • Frekuensi: <6 GHz dan mmWave (24–100 GHz).
  • Kecepatan: hingga 10 Gbps.
  • Jangkauan: ±2 km.
  • Kelebihan: latensi sangat rendah, mendukung IoT skala besar.
  • Contoh: kendaraan otonom, smart city, AR/VR.

🔹 4. Microwave Link

  • Menggunakan gelombang mikro (5–40 GHz).
  • Kecepatan: 100 Mbps – 1 Gbps.
  • Jarak: 10–60 km (dengan line of sight).
  • Kelebihan: alternatif sambungan antar gedung tanpa kabel.
  • Kekurangan: terpengaruh cuaca.
  • Contoh: koneksi antar gedung kampus atau tower BTS.

🔹 5. VSAT (Very Small Aperture Terminal)

  • Menggunakan satelit untuk komunikasi jarak jauh.
  • Kecepatan: 1–20 Mbps.
  • Jangkauan: global.
  • Kelebihan: bisa menjangkau daerah terpencil.
  • Kekurangan: latensi tinggi dan biaya mahal.
  • Contoh: jaringan sekolah di daerah 3T.

4️ Perbandingan Indoor vs Outdoor

Aspek

Indoor

Outdoor

Jangkauan

Terbatas (±100 m)

Luas (hingga puluhan km)

Frekuensi

2.4 GHz / 5 GHz

2.3 GHz – 40 GHz

Kecepatan

Tinggi (Wi-Fi, Bluetooth)

Sangat tinggi (WiMAX, 5G)

Perangkat

Access Point, Router

Antena, Tower, CPE

Penggunaan

Kantor, sekolah, rumah

Antar gedung, desa, area publik


5️ Faktor Pemilihan Teknologi Nirkabel

  1. Jarak jangkauan – seberapa luas area yang ingin dicakup.
  2. Kecepatan dan bandwidth – tergantung kebutuhan data.
  3. Kondisi lingkungan – indoor/outdoor, banyak halangan atau tidak.
  4. Biaya dan infrastruktur – ketersediaan perangkat dan izin frekuensi.
  5. Tujuan penggunaan – komunikasi personal, IoT, atau jaringan publik.

6️ Studi Kasus

Kasus:
SMK Bakti 17 ingin membangun jaringan internet untuk dua area:

  • Ruang kelas dan laboratorium (indoor).
  • Area lapangan dan halaman sekolah (outdoor).

Solusi:

  • Untuk indoor, gunakan Wi-Fi 6 (802.11ax) agar koneksi cepat dan stabil.
  • Untuk outdoor, gunakan WiMAX atau router LTE outdoor untuk mencakup area lapangan yang luas.

7️ Rangkuman

  • Jaringan nirkabel indoor mencakup Wi-Fi, Bluetooth, Zigbee, dan NFC.
  • Jaringan nirkabel outdoor mencakup WiMAX, LTE, 5G, Microwave, dan VSAT.
  • Pemilihan teknologi harus menyesuaikan kebutuhan, jangkauan, dan biaya.
  • Teknologi outdoor umumnya digunakan untuk koneksi jarak jauh, sedangkan indoor untuk ruangan terbatas.

🧠 SOAL EVALUASI PILIHAN GANDA (A–E)

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Teknologi jaringan nirkabel yang umum digunakan di area indoor adalah …
    A. WiMAX
    B. LTE
    C. Wi-Fi
    D. Microwave Link
    E. VSAT
  2. Bluetooth bekerja pada frekuensi …
    A. 5 GHz
    B. 13.56 MHz
    C. 2.4 GHz
    D. 60 GHz
    E. 700 MHz
  3. NFC banyak digunakan untuk …
    A. Komunikasi satelit
    B. Koneksi jarak jauh
    C. Pembayaran digital
    D. Pengiriman file besar
    E. Transmisi video
  4. Teknologi Zigbee cocok digunakan pada …
    A. Internet cepat di gedung
    B. Sensor IoT
    C. Streaming video
    D. Jaringan LTE
    E. VSAT satelit
  5. Standar Wi-Fi didasarkan pada …
    A. IEEE 802.15
    B. IEEE 802.16
    C. IEEE 802.11
    D. IEEE 802.3
    E. IEEE 802.20
  6. Teknologi WiMAX digunakan untuk …
    A. Jaringan antarperangkat kecil
    B. Komunikasi satelit
    C. Jaringan area luas (MAN)
    D. Komunikasi jarak dekat
    E. Pembayaran elektronik
  7. Frekuensi utama jaringan 5G berada pada …
    A. 13.56 MHz
    B. 2.4 GHz
    C. 60 GHz
    D. 700 MHz
    E. 5 GHz
  8. Jangkauan maksimal WiMAX dapat mencapai …
    A. 100 meter
    B. 2 kilometer
    C. 10 kilometer
    D. 50 kilometer
    E. 500 kilometer
  9. Teknologi outdoor yang memanfaatkan satelit adalah …
    A. WiMAX
    B. LTE
    C. Microwave
    D. VSAT
    E. Zigbee
  10. Teknologi nirkabel yang digunakan untuk menghubungkan antar gedung dengan sinyal line-of-sight adalah …
    A. Wi-Fi
    B. WiMAX
    C. LTE
    D. Microwave Link
    E. Bluetooth
  11. Keunggulan utama Bluetooth adalah …
    A. Kecepatan tinggi
    B. Jangkauan luas
    C. Konsumsi daya rendah
    D. Biaya tinggi
    E. Menggunakan satelit
  12. Teknologi nirkabel dengan jangkauan sangat pendek namun aman adalah …
    A. LTE
    B. Wi-Fi
    C. NFC
    D. Zigbee
    E. WiMAX
  13. VSAT cocok digunakan untuk daerah …
    A. Perkotaan padat
    B. Area pegunungan terpencil
    C. Gedung bertingkat
    D. Sekolah kota
    E. Mall
  14. Frekuensi kerja Wi-Fi adalah …
    A. 2.4 GHz dan 5 GHz
    B. 900 MHz
    C. 3.5 GHz
    D. 700 MHz
    E. 24 GHz
  15. Teknologi LTE merupakan jaringan …
    A. 2G
    B. 3G
    C. 4G
    D. 5G
    E. Satelit
  16. Zigbee umumnya digunakan pada perangkat …
    A. Laptop
    B. Smart home
    C. Server
    D. Switch
    E. Router
  17. Microwave link sangat bergantung pada kondisi …
    A. Jaringan kabel
    B. Arah matahari
    C. Line of sight
    D. Gelombang laut
    E. Panas ruangan
  18. Kecepatan maksimum jaringan WiMAX mencapai …
    A. 10 Mbps
    B. 54 Mbps
    C. 70 Mbps
    D. 100 Mbps
    E. 9600 Mbps
  19. Frekuensi NFC adalah …
    A. 13.56 MHz
    B. 2.4 GHz
    C. 5 GHz
    D. 700 MHz
    E. 60 GHz
  20. Teknologi 5G memiliki kelebihan utama berupa …
    A. Latensi tinggi
    B. Jangkauan luas
    C. Kecepatan rendah
    D. Latensi rendah
    E. Hemat biaya

14. Rangkuman

·         Teknologi nirkabel dibedakan menjadi indoor (dalam ruangan) dan outdoor (luar ruangan).

·         Indoor menggunakan Wi-Fi, Bluetooth, Zigbee, dan NFC.

·         Outdoor menggunakan WiMAX, LTE, 5G, Microwave Link, dan VSAT.

·         Pemilihan teknologi bergantung pada jangkauan, kecepatan, dan kondisi lingkungan.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama