📘 BAB 6. Pemrograman Dasar Kecerdasan Artifisial

📘 BAB 6. Pemrograman Dasar Kecerdasan Artifisial


🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

1.      Menjelaskan konsep dasar pemrograman dalam kecerdasan artifisial (AI).

2.      Memahami apa itu dataset dan bagaimana data digunakan untuk melatih model AI.

3.      Mengenal beberapa library atau platform AI populer seperti TensorFlow, Scikit-learn, dan Teachable Machine.

4.      Membuat model AI sederhana untuk klasifikasi gambar atau suara.

5.      Melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap model yang dibuat.

6.      Menerapkan praktik pemrograman AI menggunakan platform visual.


💡 1. Pengantar: Mengapa AI Perlu Diprogram?

AI (Artificial Intelligence) dapat melakukan berbagai tugas seperti mengenali gambar, suara, atau teks. Namun, agar AI bisa “cerdas”, kita perlu melatihnya dengan data dan program yang tepat.

Analogi:
Bayangkan kamu mengajari temanmu mengenali buah. Kamu menunjukkan banyak gambar apel dan pisang — itu sama seperti AI yang “belajar” melalui contoh data (dataset). Semakin banyak contoh, semakin pintar AI mengenali objek baru.

Jadi, pemrograman AI = mengajarkan mesin belajar dari data.


🧠 2. Konsep Dasar Pemrograman AI

Pemrograman AI memiliki konsep utama berikut:

Konsep

Penjelasan

Data (Input)

Informasi mentah yang digunakan untuk melatih AI (gambar, suara, teks, angka).

Model

Struktur matematika yang digunakan AI untuk mengenali pola dari data.

Training (Pelatihan)

Proses di mana AI belajar dari data dan memperbaiki prediksinya.

Testing (Pengujian)

Mengevaluasi seberapa baik model bekerja pada data baru.

Output (Hasil)

Prediksi atau keputusan yang dihasilkan oleh model AI.

🔹 Kesimpulan: AI bukan sihir — ia bekerja karena program, data, dan pelatihan yang dilakukan oleh manusia.


📊 3. Pengenalan Dataset dan Data Training

Dataset adalah kumpulan data yang digunakan untuk melatih AI.

Contoh dataset:

·         Gambar (kucing, anjing, mobil, bunga)

·         Suara (tepuk tangan, musik, suara manusia)

·         Teks (review film, komentar media sosial)

Proses pembelajaran AI:

1.      Kumpulkan data (misal: 100 gambar apel, 100 gambar pisang).

2.      Labeli data (beri nama “apel” atau “pisang”).

3.      Latih model menggunakan data tersebut.

4.      Uji model dengan data baru untuk melihat ketepatannya.

Analogi:
Seperti anak kecil belajar mengenali warna. Setelah sering melihat warna “merah”, ia akan tahu benda lain berwarna merah tanpa diberi tahu lagi.


🧩 4. Penggunaan Library AI Populer

Dalam dunia pemrograman AI, banyak alat bantu (library/framework) yang mempermudah proses pembuatan model.

Library / Platform

Bahasa / Platform

Fungsi Utama

Cocok untuk

TensorFlow

Python

Melatih dan membangun model deep learning

Siswa tingkat lanjut

Scikit-learn

Python

Analisis data, klasifikasi, regresi, clustering

Pemula hingga menengah

Teachable Machine

Web (tanpa kode)

Membuat model AI dari gambar, suara, atau pose secara visual

Pemula / siswa SMK

Keras

Python

Framework yang lebih sederhana dari TensorFlow

Eksperimen model kecil

PyTorch

Python

Framework populer untuk riset AI dan deep learning

Profesional / penelitian

💡 Untuk siswa SMK, disarankan mulai dari Teachable Machine karena:

·         Tidak perlu coding rumit

·         Langsung bisa melihat hasil model AI

·         Bisa diekspor ke proyek lain (misal Scratch, Unity, atau website)


⚙️ 5. Pembuatan Model AI Sederhana

Langkah dasar membuat model AI (contoh: klasifikasi gambar buah):

1.      Tentukan tujuan model
Contoh: Membedakan antara gambar apel dan pisang.

2.      Kumpulkan dataset
Upload 20–50 gambar apel dan pisang.

3.      Latih model (Training)
AI menganalisis pola warna, bentuk, dan tekstur setiap gambar.

4.      Uji model (Testing)
Berikan gambar baru untuk melihat hasil prediksi.

5.      Simpan dan gunakan model
Model bisa diunduh dan digunakan di proyek lain (misalnya website edukatif).

🔹 Contoh dengan Teachable Machine:

·         Masuk ke https://teachablemachine.withgoogle.com

·         Pilih proyek “Image Project”

·         Tambahkan gambar untuk setiap kategori

·         Klik “Train Model”

·         Uji hasilnya langsung dengan kamera laptop


🔍 6. Evaluasi dan Perbaikan Model

Setelah model dibuat, langkah berikutnya adalah mengevaluasi hasilnya.

💬 Evaluasi:

·         Seberapa akurat prediksi AI?

·         Apakah AI sering salah mengenali objek?

·         Apakah dataset terlalu sedikit?

🔧 Perbaikan Model:

·         Tambahkan lebih banyak data.

·         Gunakan data yang lebih beragam (berbeda latar, pencahayaan).

·         Kurangi noise (gambar buram, data salah label).

·         Latih ulang model dengan pengaturan yang lebih baik.

Analogi:
Seperti belajar mengenali wajah teman — semakin sering melihat dalam kondisi berbeda, semakin akurat mengenalinya.


🧩 Praktik: Membangun Model Klasifikasi Gambar atau Suara Sederhana

🎯 Tujuan:

Membuat model AI yang dapat mengenali dua jenis objek (misalnya: suara tepuk tangan vs suara bersiul, atau gambar kucing vs anjing).

💻 Langkah-langkah:

1.      Buka Teachable Machine.

2.      Pilih “Image Project” (untuk gambar) atau “Audio Project” (untuk suara).

3.      Buat dua kelas (class), misalnya “Tepuk Tangan” dan “Siulan”.

4.      Rekam atau upload data suara/gambar.

5.      Klik Train Model.

6.      Uji hasilnya secara langsung.

7.      Ekspor model ke file .zip atau gunakan di website.

💬 Refleksi:
Apakah modelmu bekerja dengan baik?
Jika tidak, apa yang bisa diperbaiki dari data atau pengaturannya?


🧠 7. Rangkuman Materi

·         Pemrograman AI berarti mengajarkan mesin untuk belajar dari data.

·         Dataset adalah kumpulan data yang digunakan untuk melatih AI.

·         Library AI seperti TensorFlow dan Scikit-learn digunakan dalam pemrograman Python.

·         Teachable Machine cocok untuk membuat model tanpa kode.

·         Evaluasi dan perbaikan model penting agar AI semakin akurat.


📋 Evaluasi

️ A. Pilihan Ganda

1.      Apa tujuan utama dari “training” dalam pemrograman AI?
A. Menghapus data lama
B. Mengajarkan AI belajar dari data
C. Membuat tampilan AI menarik
D. Mengganti model AI
E. Mengatur tampilan program

2.      Dataset berfungsi untuk ...
A. Menyimpan hasil AI
B. Melatih model dengan contoh data
C. Menyimpan program
D. Menampilkan grafik
E. Mencatat error

3.      Teachable Machine cocok digunakan oleh ...
A. Peneliti AI profesional
B. Pemula yang ingin belajar AI tanpa coding
C. Hanya programmer Python
D. Desainer grafis
E. Operator jaringan

4.      Library yang digunakan untuk deep learning adalah ...
A. Microsoft Word
B. TensorFlow
C. Excel
D. PowerPoint
E. Paint

5.      Proses untuk memeriksa seberapa akurat AI disebut ...
A. Pelatihan
B. Evaluasi
C. Pemrograman
D. Integrasi
E. Ekspor

6.      Untuk memperbaiki model yang kurang akurat, kita bisa ...
A. Menghapus dataset
B. Menambah data pelatihan
C. Mengubah nama file
D. Menonaktifkan AI
E. Menghapus model

7.      Contoh data dalam AI dapat berupa ...
A. Suara, teks, gambar
B. Hanya teks
C. Angka saja
D. Video saja
E. Data biner saja

8.      Library Scikit-learn digunakan untuk ...
A. Membuat video
B. Menganalisis data dan klasifikasi
C. Menulis teks otomatis
D. Membuat presentasi
E. Mengedit gambar

9.      Dalam AI, “model” berarti ...
A. Orang yang difoto
B. Struktur yang digunakan untuk mengenali pola data
C. Program grafis
D. Database
E. Template desain

10.  Platform AI visual yang mudah digunakan tanpa coding adalah ...
A. Copilot
B. Teachable Machine
C. TensorFlow
D. Jupyter
E. Visual Studio


️ B. Isian Singkat

1.      AI belajar dari kumpulan data yang disebut ________.

2.      Proses AI belajar dari data disebut ________.

3.      TensorFlow digunakan dengan bahasa pemrograman ________.

4.      Teachable Machine bisa digunakan tanpa menulis ________.

5.      Evaluasi model bertujuan untuk melihat ________ dari model.


🧮 C. Esai / Studi Kasus

1.      Jelaskan hubungan antara dataset, training, dan testing dalam AI.

2.      Mengapa data yang beragam penting untuk melatih AI?

3.      Buat contoh proyek sederhana yang bisa dibuat dengan Teachable Machine.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama