🧠 BAB 2: PENGENALAN KODING DAN ALGORITMA DASAR

🧠 BAB 2: PENGENALAN KODING DAN ALGORITMA DASAR

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:

  1. Memahami konsep dasar koding dan bahasa pemrograman.

  2. Menyusun logika pemrograman dan struktur algoritma dengan benar.

  3. Membuat diagram alir (flowchart) dan pseudocode.

  4. Menggunakan variabel, tipe data, dan operator dengan tepat.

  5. Menerapkan percabangan dan perulangan dasar dalam program.

  6. Melakukan pengujian dan debugging sederhana.

  7. Membuat program sederhana menggunakan Python atau Blockly.


2.1 💡 Konsep Dasar Koding dan Bahasa Pemrograman

Apa itu Koding?

Koding adalah proses menulis instruksi atau perintah dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh komputer untuk menyelesaikan suatu tugas.

Contoh perintah sederhana:

print("Halo Dunia!")

Komputer hanya akan menjalankan perintah yang ditulis sesuai aturan bahasa pemrograman tertentu.

Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman dibagi menjadi beberapa jenis:

  • 🧱 Low Level (Bahasa Mesin) → sulit dibaca manusia (misalnya: Assembly).

  • 💬 High Level (Bahasa Tinggi) → mudah dipahami manusia (misalnya: Python, C++, Java, JavaScript).

Python dipilih karena mudah dibaca, sederhana, dan cocok untuk pemula.


2.2 🔍 Logika Pemrograman dan Struktur Algoritma

Logika Pemrograman

Logika pemrograman adalah cara berpikir sistematis dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah menggunakan langkah-langkah tertentu.

Contoh logika sederhana:

Jika suhu di atas 37°C, maka tampilkan "Demam", jika tidak, tampilkan "Normal".

Algoritma

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah.

Contoh algoritma membuat teh:

  1. Panaskan air.

  2. Masukkan teh ke dalam gelas.

  3. Tuangkan air panas.

  4. Aduk.

  5. Sajikan.

Struktur Umum Algoritma Pemrograman:

  1. Input (masukan data)

  2. Proses (pengolahan data)

  3. Output (hasil)


2.3 🔄 Diagram Alir (Flowchart) dan Pseudocode

Flowchart

Flowchart adalah gambar visual dari langkah-langkah logika program menggunakan simbol standar.

Simbol Dasar Flowchart:

Simbol Nama Fungsi
Terminator Mulai / Selesai
Process Proses atau perhitungan
Decision Percabangan (ya/tidak)
Input/Output Masukan / Keluaran
Flow Line Arah alur logika

Contoh Flowchart Sederhana:

[Mulai] → [Masukkan angka]
   ↓
 [Apakah angka > 0?]
   ↓Ya                ↓Tidak
[Tampilkan "Positif"] [Tampilkan "Negatif"]
   ↓
[Selesai]

Pseudocode

Pseudocode adalah penulisan algoritma dalam bentuk teks menyerupai bahasa manusia sebelum dibuat menjadi kode program.

Contoh:

Mulai
  Input angka
  Jika angka > 0 maka
     Tampilkan "Positif"
  Jika tidak
     Tampilkan "Negatif"
Selesai

2.4 🧮 Variabel, Tipe Data, dan Operator

Variabel

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data dalam program.

Contoh:

nama = "Rawi"
umur = 17

Tipe Data Umum di Python

Tipe Data Contoh Keterangan
String "Halo" Teks
Integer 12 Bilangan bulat
Float 3.14 Bilangan desimal
Boolean True / False Nilai logika

Operator

Jenis Simbol Contoh
Aritmatika +, -, *, /, % a + b
Perbandingan ==, !=, >, <, >=, <= x > y
Logika and, or, not x > 5 and y < 10

2.5 🔁 Percabangan dan Perulangan Dasar

Percabangan (Decision)

Percabangan digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan kondisi tertentu.

Contoh:

umur = 18
if umur >= 17:
    print("Boleh membuat KTP")
else:
    print("Belum cukup umur")

Perulangan (Looping)

Perulangan digunakan untuk menjalankan perintah secara berulang.

a. For Loop

for i in range(5):
    print("Halo ke-", i)

b. While Loop

x = 1
while x <= 5:
    print("Perulangan ke-", x)
    x += 1

2.6 🧩 Pengujian dan Debugging

Pengujian (Testing)

Testing dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai yang diharapkan.

Langkah umum:

  1. Jalankan program.

  2. Amati output.

  3. Bandingkan dengan hasil yang diharapkan.

Debugging

Debugging adalah proses mencari dan memperbaiki kesalahan (bug) dalam kode program.

Jenis error umum:

Jenis Error Contoh Keterangan
Syntax Error prit("Halo") Salah penulisan
Logic Error Salah rumus Output tidak sesuai
Runtime Error 10 / 0 Terjadi saat program berjalan

🧩 Praktik: Menulis Program Sederhana

Praktik 1: Program Menampilkan Pesan

print("Selamat Datang di Dunia Koding!")

Praktik 2: Program Input dan Output

nama = input("Masukkan nama Anda: ")
print("Halo,", nama)

Praktik 3: Program Percabangan

nilai = int(input("Masukkan nilai: "))
if nilai >= 75:
    print("Lulus")
else:
    print("Tidak Lulus")

Praktik 4: Program Perulangan

for i in range(1, 6):
    print("Perulangan ke-", i)

🧠 Refleksi dan Diskusi

  1. Apa perbedaan antara algoritma dan flowchart?

  2. Mengapa Python cocok digunakan untuk pemula?

  3. Jelaskan fungsi debugging!

  4. Buat contoh percabangan dan perulangan sederhana menggunakan Python atau Blockly.


📘 Kesimpulan

  • Koding adalah menulis instruksi agar komputer melakukan tugas tertentu.

  • Algoritma adalah langkah logis untuk menyelesaikan masalah.

  • Flowchart dan Pseudocode membantu merancang logika sebelum menulis program.

  • Variabel, tipe data, dan operator adalah dasar dalam setiap program.

  • Percabangan dan perulangan digunakan untuk kontrol alur logika.

  • Testing dan debugging penting agar program berjalan dengan benar.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama