📘 PERTEMUAN KE-2 — ANALISIS DAN PEMILIHAN TOPOLOGI JARINGAN

📘 PERTEMUAN KE-2 — ANALISIS DAN PEMILIHAN TOPOLOGI JARINGAN

Mata Pelajaran                      : Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan

Kelas / Fase / Semester          : XI / Fase F / Ganjil

Guru Pengampu                   : Achmad Rawi Baihaqi, S.Kom

Satuan Pendidikan                : SMK Bakti 17


🧩 KOMPETENSI DASAR & TUJUAN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu menganalisis kebutuhan jaringan komputer dan memilih topologi jaringan yang paling efisien berdasarkan faktor teknis, biaya, dan keandalan sistem.

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan langkah-langkah analisis kebutuhan jaringan.
  2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan topologi jaringan.
  3. Menganalisis kelebihan dan kekurangan setiap jenis topologi.
  4. Menentukan topologi jaringan yang sesuai berdasarkan studi kasus tertentu.
  5. Mendesain solusi jaringan efisien menggunakan simulasi.

1 Pendahuluan

Topologi jaringan adalah kerangka dasar dari struktur komunikasi data antar perangkat dalam suatu sistem jaringan.
Namun, tidak semua topologi cocok untuk semua kebutuhan.
Sebuah jaringan harus dirancang dengan analisis kebutuhan yang matang, agar:

  • Biaya pemasangan dapat ditekan,
  • Kinerja jaringan optimal,
  • Pemeliharaan dan pengembangan mudah dilakukan.

Oleh karena itu, sebelum menentukan bentuk topologi, seorang perancang jaringan harus menganalisis kondisi, kebutuhan, dan tujuan jaringan yang akan dibangun.


2 Langkah-Langkah Analisis Kebutuhan Jaringan

Analisis jaringan dilakukan untuk mengetahui situasi awal, kebutuhan pengguna, dan kendala teknis.
Berikut langkah-langkah umum analisis kebutuhan jaringan komputer:

Langkah Analisis

Deskripsi Kegiatan

Tujuan

1. Identifikasi Kebutuhan

Menentukan berapa banyak perangkat, jenis data, dan pengguna

Mengetahui kapasitas dan cakupan jaringan

2. Analisis Lingkungan

Mengamati kondisi fisik seperti ruangan, jarak, hambatan sinyal

Menentukan media transmisi dan topologi

3. Menentukan Tujuan

Apakah untuk sharing file, internet, atau server lokal

Menentukan spesifikasi perangkat

4. Estimasi Anggaran

Menghitung biaya kabel, perangkat, dan instalasi

Menyesuaikan topologi dengan dana

5. Evaluasi Keamanan & Skalabilitas

Memprediksi kebutuhan pengembangan di masa depan

Memilih desain topologi yang fleksibel


3 Faktor-Faktor Pemilihan Topologi Jaringan

Dalam menentukan topologi yang tepat, beberapa faktor penting harus dipertimbangkan:

🔹 1. Jumlah Perangkat (Node)

Semakin banyak perangkat yang terhubung, semakin kompleks topologi yang dibutuhkan.

  • Untuk jaringan kecil: Star atau Bus lebih efisien.
  • Untuk jaringan besar: Tree atau Hybrid lebih fleksibel.

🔹 2. Skala dan Luas Area

  • LAN (Local Area Network): gunakan Star, Bus, atau Ring.
  • MAN/WAN: gunakan Tree, Mesh, atau Hybrid.

🔹 3. Biaya Instalasi

Topologi yang sederhana seperti Bus lebih murah dibanding Mesh, yang membutuhkan banyak kabel dan koneksi.

🔹 4. Keandalan (Reliability)

  • Jika dibutuhkan sistem yang tetap berjalan meski ada kabel rusak → gunakan Mesh atau Hybrid.
  • Untuk efisiensi biaya namun cukup andal → Star.

🔹 5. Kinerja Jaringan

Topologi yang terlalu padat dapat menurunkan kecepatan transfer data.
Pilih topologi yang sesuai dengan jumlah trafik dan bandwidth.

🔹 6. Kemudahan Pemeliharaan

Topologi Star dan Tree mudah dikelola karena memiliki pusat kontrol.
Sedangkan Bus sulit untuk mendeteksi kerusakan.


4 Analisis Perbandingan Jenis Topologi

Jenis Topologi

Kelebihan

Kekurangan

Cocok Untuk

Bus

Murah dan mudah dipasang

Jika kabel utama rusak, seluruh jaringan terganggu

Jaringan kecil

Star

Mudah dikelola, stabil

Biaya kabel tinggi

Kantor, sekolah

Ring

Aliran data teratur

Satu node rusak = jaringan putus

Jaringan kecil tertutup

Mesh

Sangat andal, tidak mudah putus

Biaya tinggi, konfigurasi rumit

Server, data center

Tree

Mudah dikembangkan

Jika backbone rusak, jaringan terganggu

Kampus, perusahaan

Hybrid

Fleksibel, skalabel

Biaya besar dan kompleks

ISP, jaringan skala besar


5 Contoh Analisis Kasus dan Pemilihan Topologi

📍 Kasus 1 – Laboratorium Sekolah

SMK Bakti 17 memiliki laboratorium dengan 20 komputer dan 1 server utama.
Setiap komputer digunakan untuk praktikum siswa, dan harus terkoneksi ke internet serta printer jaringan.

Analisis:

  • Area jaringan terbatas (1 ruangan).
  • Pengguna sekitar 20 orang.
  • Perlu kecepatan stabil dan mudah dikelola.

Pilihan:
Gunakan Topologi Star dengan switch gigabit sebagai pusat.
Jika satu komputer rusak, tidak memengaruhi jaringan lainnya.

Desain Singkat:

Server —— Switch —— 20 PC


📍 Kasus 2 – Jaringan Antar Gedung Kampus

Terdapat 3 gedung: Administrasi, Lab, dan Kelas.
Masing-masing memiliki 15 komputer, dan semua harus terhubung ke server pusat di ruang IT.

Analisis:

  • Lingkungan terdiri dari beberapa gedung (multi-segmen).
  • Jarak antar gedung ±50 meter.
  • Dibutuhkan backbone untuk menghubungkan segmen.

Pilihan:
Gunakan Topologi Tree, yaitu kombinasi Star di tiap gedung dan backbone antar switch.

Desain Singkat:

          Server

             │

        ────Switch (Backbone)

        │          │          │

    Gedung A   Gedung B   Gedung C

      Star        Star        Star


📍 Kasus 3 – Perusahaan ISP

ISP memiliki 4 cabang kota dan 1 pusat data nasional.
Setiap cabang harus tetap aktif meskipun satu jalur putus.

Analisis:

  • Lingkup luas (WAN).
  • Harus memiliki koneksi redundan.

Pilihan:
Gunakan Topologi Hybrid (Mesh + Star) agar tetap aktif meskipun satu jalur down.


6 Langkah Penentuan Topologi (Flowchart)

        ┌─────────────────┐
        │ Analisis kebutuhan jaringan   │
        └─────────────────┘
                                ↓
          ┌────────────────┐
          │ Tentukan jumlah perangkat │
          └────────────────┘
                                ↓
      ┌────────────────┐
      │ Hitung biaya dan skala area
      └────────────────┘
                                 ↓
    ┌───────────────────┐
    │ Pilih topologi sesuai kebutuhan  │
    └─────────────────┘
                                 ↓
        ┌─────────────────┐
        │ Rancang desain dan simulasi │
        └─────────────────┘

7 Tabel Panduan Pemilihan Topologi

Kondisi Jaringan

Rekomendasi Topologi

Jaringan kecil (<10 komputer)

Bus / Star

Jaringan kantor menengah

Star

Jaringan antar lantai/gedung

Tree

Data center / server kritis

Mesh

ISP atau jaringan besar

Hybrid

Jaringan IoT atau smart campus

Star atau Tree dengan backbone fiber


8 Kelebihan Analisis Topologi yang Tepat

  1. Menekan biaya infrastruktur.
  2. Meningkatkan kecepatan dan kestabilan data.
  3. Mempermudah troubleshooting dan upgrade jaringan.
  4. Meningkatkan keandalan serta efisiensi sistem komunikasi.

9 Rangkuman

  • Analisis topologi dilakukan agar desain jaringan sesuai kebutuhan, efisien, dan andal.
  • Faktor utama pemilihan topologi meliputi biaya, jumlah perangkat, luas area, dan keandalan.
  • Star adalah topologi paling umum digunakan di sekolah dan kantor karena mudah dikelola.
  • Tree dan Hybrid cocok untuk jaringan skala besar dan terdistribusi.
  • Hasil analisis harus diimplementasikan dalam bentuk desain jaringan (simulasi atau nyata).

🔟 Latihan dan Tugas

A. Pilihan Ganda

  1. Langkah pertama dalam analisis kebutuhan jaringan adalah …
    A. Menentukan jenis kabel
    B. Mengidentifikasi kebutuhan pengguna
    C. Memasang perangkat jaringan
    D. Menguji koneksi internet
    E. Membuat laporan
  2. Faktor yang tidak memengaruhi pemilihan topologi jaringan adalah …
    A. Biaya
    B. Luas area
    C. Jumlah perangkat
    D. Jenis software aplikasi
    E. Keandalan sistem
  3. Topologi terbaik untuk jaringan antar gedung adalah …
    A. Ring
    B. Tree
    C. Mesh
    D. Bus
    E. Star
  4. Jika jaringan membutuhkan koneksi cadangan otomatis, maka topologi yang sesuai adalah …
    A. Star
    B. Bus
    C. Mesh
    D. Ring
    E. Tree
  5. Dalam perancangan jaringan, istilah backbone berarti …
    A. Kabel cadangan
    B. Server utama
    C. Jalur utama penghubung antar segmen
    D. Akses internet
    E. Titik koneksi kabel

B. Esai Singkat

  1. Jelaskan langkah-langkah analisis kebutuhan jaringan sebelum memilih topologi!
  2. Sebutkan tiga faktor utama yang perlu diperhatikan dalam memilih topologi jaringan.
  3. Mengapa topologi Star lebih cocok digunakan di laboratorium komputer sekolah?
  4. Jelaskan hubungan antara jumlah node dan kompleksitas topologi jaringan!
  5. Rancang solusi topologi jaringan untuk sekolah dengan 3 gedung, 60 komputer, dan 2 server.

🧾 Contoh Jawaban Kasus (Ringkasan Simulasi)

Kasus:
Sekolah memiliki tiga gedung (Lab, Tata Usaha, dan Kelas). Setiap gedung memiliki topologi Star yang dihubungkan backbone fiber optik ke server pusat.

Analisis:

  • Kebutuhan: 60 PC, akses internet cepat, komunikasi antar ruangan.
  • Faktor: biaya menengah, jarak antar gedung 40–70 m.
  • Pilihan: Topologi Tree (Star antar segmen)

Keuntungan:

  • Stabil dan mudah dikelola.
  • Jika 1 gedung bermasalah, gedung lain tetap berfungsi.
  • Cocok untuk sekolah menengah kejuruan.

  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama