RPP PEMBELAJARAN MENDALAM
Mata
Pelajaran : Teknologi Jaringan Kabel
dan Nirkabel
Topik/Materi :
Instalasi Jaringan Kabel dan Nirkabel
Fase/Kelas/Semester :
Fase F / XI / Ganjil
Alokasi Waktu :
2 x 45 menit x 2 pertemuan (Total: 180 menit)
Guru Pengampu :
Achmad Rawi Baihaqi, S.Kom
1.
Identifikasi Peserta Didik
Peserta
didik kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan telah memiliki pengetahuan
dasar mengenai perangkat jaringan (seperti switch, router, dan kabel UTP).
Mereka terbiasa melakukan praktik di laboratorium jaringan, namun sebagian
masih memerlukan bimbingan dalam melakukan instalasi fisik jaringan dan
pengujian hasil koneksi. Peserta didik memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap
teknologi jaringan modern dan antusias mempelajari perbedaan antara jaringan
kabel dan nirkabel.
2.
Identifikasi Materi Pelajaran
Materi
Instalasi Jaringan Kabel dan Nirkabel mencakup:
- Pengetahuan Faktual: Jenis-jenis kabel jaringan (UTP, STP, fiber optic),
konektor RJ-45, perangkat jaringan (switch, router, access point).
- Pengetahuan Konseptual: Prinsip instalasi jaringan kabel dan nirkabel,
topologi jaringan, standar pengkabelan (TIA/EIA-568A/B).
- Pengetahuan Prosedural: Langkah-langkah crimping kabel, konfigurasi perangkat
jaringan, dan pengujian koneksi.
- Pengetahuan Metakognitif: Strategi menentukan jenis jaringan yang tepat
berdasarkan kebutuhan, serta mengevaluasi hasil instalasi dan koneksi
jaringan.
3.
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
✅
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
✅ Bernalar kritis
✅ Gotong royong
✅ Kreatif
✅ Mandiri
✅ Berkebinekaan global
4.
Capaian Pembelajaran
Peserta
didik mampu menjelaskan dan menerapkan prosedur instalasi jaringan kabel dan
nirkabel sesuai standar industri, serta melakukan pengujian konektivitas
menggunakan perangkat dan alat ukur jaringan.
5.
Tujuan Pembelajaran
Setelah
mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
- Menjelaskan jenis-jenis kabel
dan perangkat jaringan yang digunakan dalam instalasi.
- Membedakan karakteristik
jaringan kabel dan nirkabel.
- Melakukan instalasi jaringan
kabel (crimping, penyusunan topologi, dan konfigurasi dasar).
- Melakukan instalasi jaringan
nirkabel menggunakan access point dan konfigurasi SSID.
- Melakukan pengujian konektivitas
jaringan dengan alat bantu (LAN tester dan ping test).
- Mengevaluasi hasil instalasi
berdasarkan standar keamanan dan efisiensi jaringan.
6.
Praktik Pedagogis
- Pembelajaran berbasis proyek
(Project-Based Learning) dan praktik langsung.
- Diskusi dan observasi kelompok.
- Demonstrasi alat dan pengujian
hasil instalasi.
- Refleksi pembelajaran dan
sharing hasil praktik.
7.
Mitra Pembelajaran
- Teknisi jaringan dari industri
atau ISP lokal.
- Praktisi fiber optic dan
nirkabel.
- Dosen tamu bidang jaringan
komputer.
8.
Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik: Laboratorium jaringan dan ruang praktik TKJ.
- Ruang Virtual: Simulasi menggunakan Cisco Packet Tracer atau NetAcad.
- Budaya Belajar: Kolaboratif, berbasis proyek, reflektif, dan
berorientasi hasil.
9.
Pemanfaatan Digital
- Perencanaan: Google Classroom, LMS sekolah, atau Trello.
- Pelaksanaan: Cisco Packet Tracer, Wireshark, perangkat access
point, dan LAN tester.
- Asesmen: Kuis digital, dokumentasi foto/video hasil praktik,
laporan proyek.
10.
Langkah-Langkah Pembelajaran
ðŸ§
Pertemuan 1 – Instalasi Jaringan Kabel (2 × 45 menit)
Kegiatan
Pendahuluan (10 menit)
- Guru membuka pembelajaran
dengan salam, doa, dan apersepsi.
- Guru menayangkan video singkat
tentang proses instalasi jaringan kabel di lingkungan kantor.
- Pertanyaan pemantik:
- “Mengapa instalasi kabel harus
mengikuti standar warna tertentu?”
- “Apa akibatnya jika urutan
kabel salah?”
- Guru menjelaskan tujuan dan
capaian pembelajaran.
Kegiatan
Inti (70 menit)
- Memahami (Eksplorasi):
- Guru menjelaskan teori
jenis-jenis kabel (UTP, STP, Fiber Optic) dan konektor RJ-45.
- Peserta didik mencatat standar
warna TIA/EIA-568A dan 568B.
- Menerapkan (Praktik):
- Siswa dibagi menjadi kelompok
kecil.
- Setiap kelompok menyiapkan
kabel UTP dan konektor RJ-45.
- Melakukan proses crimping
sesuai standar warna.
- Menguji hasil menggunakan LAN
Tester.
- Menganalisis (Diskusi):
- Membandingkan hasil antar
kelompok dan menganalisis kesalahan umum.
- Guru memberi umpan balik terhadap
hasil kerja siswa.
Kegiatan
Penutup (10 menit)
- Siswa dan guru melakukan
refleksi: kesulitan dan solusi saat praktik.
- Guru memberikan tugas rumah:
membuat laporan singkat hasil instalasi jaringan kabel.
🛰️
Pertemuan 2 – Instalasi Jaringan Nirkabel (2 × 45 menit)
Kegiatan
Pendahuluan (10 menit)
- Guru membuka pelajaran dan
melakukan review singkat pertemuan sebelumnya.
- Menayangkan video instalasi
jaringan Wi-Fi di area publik.
- Pertanyaan pemantik:
- “Apa kelebihan jaringan
nirkabel dibandingkan kabel?”
- “Bagaimana cara memastikan
jaringan Wi-Fi aman?”
Kegiatan
Inti (70 menit)
- Memahami (Eksplorasi):
- Guru menjelaskan prinsip kerja
jaringan nirkabel (frekuensi, SSID, keamanan WPA/WPA2).
- Menjelaskan perangkat utama:
router, access point, repeater.
- Menerapkan (Praktik):
- Siswa melakukan konfigurasi
router wireless (SSID, password, channel).
- Melakukan koneksi antar
perangkat dan pengujian menggunakan perintah ping.
- Menganalisis (Diskusi):
- Membandingkan hasil koneksi
antar kelompok.
- Menganalisis gangguan sinyal
dan solusi penempatan access point.
Kegiatan
Penutup (10 menit)
- Refleksi pembelajaran dan tanya
jawab.
- Guru memberikan tugas proyek:
membuat mini topologi gabungan kabel–nirkabel untuk ruang kelas/lab.
11.
Asesmen Pembelajaran
|
Tahap |
Bentuk Asesmen |
Aspek yang Dinilai |
Instrumen |
|
Awal |
Kuis
dan tanya jawab |
Pengetahuan
awal jaringan kabel & nirkabel |
Kuesioner
digital |
|
Proses |
Observasi
praktik |
Ketelitian
crimping, konfigurasi, kerja sama kelompok |
Lembar
observasi |
|
Akhir |
Proyek
instalasi & laporan |
Kualitas
hasil instalasi, dokumentasi, refleksi |
Rubrik
penilaian proyek |
Rubrik
Penilaian Proyek Instalasi
|
Kriteria |
Skor 4 (Sangat Baik) |
Skor 3 (Baik) |
Skor 2 (Cukup) |
Skor 1 (Kurang) |
|
Instalasi
Kabel |
Urutan
benar, hasil rapi, koneksi 100% sukses |
Urutan
benar, hasil cukup rapi |
Ada
kesalahan kecil |
Banyak
kesalahan |
|
Instalasi
Nirkabel |
Konfigurasi
sempurna, sinyal stabil |
Berfungsi
dengan sedikit gangguan |
SSID
terdeteksi namun tidak stabil |
Tidak
dapat terkoneksi |
|
Kerja
Sama |
Semua
anggota aktif dan berkontribusi |
Sebagian
aktif |
Hanya
1–2 aktif |
Tidak
ada kerja sama |
|
Dokumentasi |
Laporan
lengkap & sistematis |
Laporan
cukup baik |
Kurang
rapi |
Tidak
lengkap |
12.
Bahan Bacaan dan Studi Kasus
INSTALASI
JARINGAN KABEL DAN NIRKABEL
1. Pengertian
Instalasi Jaringan
Instalasi
jaringan komputer adalah proses pemasangan dan konfigurasi media komunikasi
antar perangkat (komputer, server, printer, router, dan lainnya) agar dapat
saling bertukar data.
Tujuannya adalah untuk membangun sistem komunikasi yang cepat, aman, dan
efisien.
2. Jenis-Jenis
Jaringan
- Jaringan Kabel (Wired Network)
Menggunakan media fisik berupa kabel tembaga (UTP, STP) atau serat optik (Fiber Optic).
→ Cocok untuk kantor, laboratorium, dan data center yang membutuhkan kestabilan. - Jaringan Nirkabel (Wireless
Network)
Menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan data (contohnya Wi-Fi).
→ Cocok untuk area publik atau ruangan yang sulit dijangkau kabel.
3. Komponen
Instalasi Jaringan Kabel
|
Komponen |
Fungsi |
|
Kabel
UTP (Unshielded Twisted Pair) |
Media
utama penghantar data antar perangkat. |
|
Konektor
RJ-45 |
Penghubung
kabel ke perangkat jaringan. |
|
Crimping
Tool |
Alat
penjepit konektor RJ-45 ke kabel. |
|
LAN
Tester |
Menguji
konektivitas dan urutan kabel. |
|
Switch |
Menghubungkan
beberapa perangkat dalam satu jaringan lokal (LAN). |
|
Router |
Menghubungkan
beberapa jaringan berbeda (misalnya LAN ke Internet). |
Contoh:
Jika
kita menghubungkan 5 komputer dalam satu ruangan menggunakan switch dan kabel
UTP, maka kita membuat jaringan LAN berbasis kabel.
4. Standar
Pengkabelan
Terdapat
dua standar utama pengkabelan UTP:
- TIA/EIA-568A
- TIA/EIA-568B
|
Urutan Warna (Pin 1–8) |
TIA/EIA-568A |
TIA/EIA-568B |
|
1 |
Putih-Hijau |
Putih-Oranye |
|
2 |
Hijau |
Oranye |
|
3 |
Putih-Oranye |
Putih-Hijau |
|
4 |
Biru |
Biru |
|
5 |
Putih-Biru |
Putih-Biru |
|
6 |
Oranye |
Hijau |
|
7 |
Putih-Coklat |
Putih-Coklat |
|
8 |
Coklat |
Coklat |
🔹
Kabel Straight → digunakan untuk menghubungkan perangkat berbeda (PC ke
Switch).
🔹 Kabel Cross → digunakan untuk menghubungkan perangkat sejenis
(PC ke PC).
5. Langkah-Langkah
Instalasi Kabel
- Ukur panjang kabel sesuai
kebutuhan.
- Kupas pelindung kabel ±2 cm.
- Susun kabel sesuai urutan warna
standar (A/B).
- Masukkan ke konektor RJ-45.
- Gunakan crimping tool untuk
menjepit.
- Uji menggunakan LAN tester.
6. Instalasi
Jaringan Nirkabel
Jaringan
nirkabel menggunakan perangkat seperti:
- Access Point (AP) → pemancar sinyal Wi-Fi.
- Wireless Router → mengatur IP dan koneksi ke Internet.
- Repeater → memperkuat sinyal Wi-Fi.
Langkah
Umum Konfigurasi Wi-Fi:
- Sambungkan perangkat ke router
(melalui kabel LAN).
- Masuk ke IP router (biasanya
192.168.1.1).
- Buat SSID (nama jaringan
Wi-Fi).
- Atur password dan mode keamanan
(WPA2).
- Simpan dan uji koneksi.
Contoh:
SSID:
SMKBakti17
Password: tkj2025
Setelah disimpan, siswa dapat terhubung ke Wi-Fi dan melakukan ping ke gateway
router.
7. Keamanan
Jaringan
- Gunakan password yang kuat.
- Batasi pengguna berdasarkan MAC
address.
- Nonaktifkan WPS.
- Gunakan enkripsi WPA2 atau
WPA3.
8. Perawatan
Jaringan
- Bersihkan konektor dan port
secara berkala.
- Cek kecepatan jaringan
menggunakan aplikasi seperti Speedtest.
- Update firmware perangkat nirkabel.
- Catat perubahan konfigurasi
dalam logbook jaringan.
🧩
SOAL PILIHAN GANDA (20 Soal)
Petunjuk: Pilihlah jawaban yang
paling tepat (A–E)!
- Media utama untuk menghubungkan
komputer dalam jaringan kabel adalah …
A. Gelombang radio
B. Bluetooth
C. Kabel UTP
D. Sinar inframerah
E. Fiber laser - Fungsi dari konektor RJ-45
adalah …
A. Mengubah sinyal digital menjadi analog
B. Menyambungkan kabel ke perangkat jaringan
C. Menguji koneksi jaringan
D. Mengatur alamat IP
E. Menyimpan data - Standar warna kabel jaringan
yang paling sering digunakan di Indonesia adalah …
A. ISO-9001
B. IEEE 802.11
C. TIA/EIA-568
D. TCP/IP
E. DHCP - Kabel cross digunakan untuk …
A. PC ke Switch
B. PC ke Router
C. PC ke PC
D. Modem ke Internet
E. Router ke ISP - Urutan warna TIA/EIA-568B
dimulai dari …
A. Putih-Hijau
B. Putih-Oranye
C. Oranye
D. Putih-Biru
E. Putih-Coklat - Fungsi LAN Tester adalah untuk
…
A. Menyimpan hasil konfigurasi jaringan
B. Menguji urutan dan konektivitas kabel
C. Menghapus konfigurasi router
D. Mengatur alamat IP otomatis
E. Menyalin data antar perangkat - Jaringan nirkabel disebut juga
dengan istilah …
A. Wired Network
B. Wireless Network
C. Line Network
D. Signal Network
E. Air Fiber - Perangkat yang digunakan untuk
memperluas jangkauan sinyal Wi-Fi adalah …
A. Router
B. Switch
C. Repeater
D. Modem
E. Hub - Frekuensi umum jaringan Wi-Fi
adalah …
A. 1.1 GHz
B. 2.4 GHz dan 5 GHz
C. 6.2 GHz
D. 800 MHz
E. 10 GHz - Keamanan Wi-Fi dapat
ditingkatkan dengan menggunakan …
A. WEP
B. WPA2/WPA3
C. SSID
D. DHCP
E. DNS - Crimping tool digunakan untuk …
A. Menjepit konektor RJ-45 ke kabel
B. Menyambungkan sinyal Wi-Fi
C. Menyimpan konfigurasi router
D. Menguji sinyal LAN
E. Menyusun topologi jaringan - Berikut ini adalah kelebihan
jaringan kabel, kecuali …
A. Stabilitas tinggi
B. Tidak terpengaruh cuaca
C. Mudah dipindah
D. Kecepatan tinggi
E. Aman dari interferensi - Access Point berfungsi sebagai
…
A. Penguat sinyal Wi-Fi
B. Server utama jaringan
C. Pemisah koneksi LAN
D. Pengatur bandwidth
E. Pusat penyimpanan data - Topologi jaringan yang umum
digunakan di kantor adalah …
A. Mesh
B. Ring
C. Bus
D. Star
E. Tree - Apa fungsi utama router?
A. Menyimpan data
B. Menghubungkan jaringan berbeda
C. Menyambung printer ke komputer
D. Memperkuat sinyal
E. Mendeteksi kabel rusak - Perawatan jaringan yang baik
dilakukan dengan cara …
A. Menyimpan kabel di lantai
B. Mengabaikan log jaringan
C. Membersihkan konektor secara berkala
D. Mematikan switch saat digunakan
E. Menggulung kabel berlebihan - Sinyal Wi-Fi terganggu oleh …
A. Cahaya lampu
B. Gelombang radio dan dinding tebal
C. Suhu ruangan
D. Kabel panjang
E. Daya listrik - Protokol yang digunakan untuk
komunikasi jaringan adalah …
A. HTTP
B. TIA/EIA
C. RJ-45
D. TCP/IP
E. WPS - Password Wi-Fi yang kuat
sebaiknya …
A. Mengandung kombinasi huruf, angka, dan simbol
B. Menggunakan tanggal lahir
C. Tanpa huruf kapital
D. Satu kata mudah diingat
E. Kosong - Salah satu alat pengujian
jaringan nirkabel adalah …
A. LAN Tester
B. Wireshark
C. Multimeter
D. Crimping Tool
E. Power Supply
✏️ SOAL ISIAN SINGKAT (10
Butir)
- Kepanjangan dari UTP adalah
_______________________.
- Perangkat untuk menghubungkan
beberapa komputer dalam LAN adalah _______________________.
- Kabel jenis fiber optic
menggunakan media penghantar berupa _______________________.
- Urutan warna TIA/EIA-568A
dimulai dari _______________________.
- Alamat IP default router
biasanya adalah _______________________.
- Nama jaringan Wi-Fi disebut
juga _______________________.
- WPA2 adalah jenis _______________________
jaringan nirkabel.
- Alat yang digunakan untuk
menguji hasil crimping kabel adalah _______________________.
- Perangkat yang memancarkan
sinyal Wi-Fi disebut _______________________.
- Topologi jaringan berbentuk
bintang disebut _______________________.
ðŸ§
SOAL ESAI (5 Butir)
- Jelaskan langkah-langkah
pembuatan kabel straight sesuai standar TIA/EIA-568B!
- Sebutkan kelebihan dan
kekurangan jaringan nirkabel dibandingkan jaringan kabel!
- Jelaskan fungsi dan cara kerja
access point!
- Mengapa standar pengkabelan
sangat penting dalam instalasi jaringan?
- Bagaimana cara menjaga keamanan
jaringan Wi-Fi di lingkungan sekolah?
⚙️ STUDI
KASUS
Kasus:
SMK Bakti 17 akan memasang jaringan komputer di laboratorium TKJ dengan 20
komputer. Jaringan harus stabil dan dapat diakses secara nirkabel oleh guru.
Tugas
Peserta Didik:
- Rancang topologi jaringan yang
sesuai.
- Tentukan jenis kabel, perangkat
utama, dan tipe koneksi nirkabel.
- Buat alasan teknis pemilihan
jaringan tersebut.
- Jelaskan langkah instalasi dan pengujian koneksi.