🧩 MATERI PRAKTIK CISCO PACKET TRACER

🧩 MATERI PRAKTIK CISCO PACKET TRACER

Kelas XII TKJ – Semester 1

📘 Topik: Praktik Konfigurasi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer


🔹 A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti praktik ini, peserta didik mampu:

  1. Membuat topologi jaringan sesuai kebutuhan menggunakan Cisco Packet Tracer.

  2. Melakukan konfigurasi dasar perangkat jaringan Cisco (Router, Switch, PC).

  3. Mengimplementasikan IP Addressing, VLAN, Routing, NAT, dan DHCP.

  4. Melakukan troubleshooting jaringan dan memverifikasi konektivitas antar perangkat.

  5. Menyusun laporan hasil praktik konfigurasi jaringan.


🔹 B. Alat dan Bahan

No Alat/Bahan Keterangan
1 Laptop/PC Terpasang Cisco Packet Tracer (versi 8.x ke atas)
2 Cisco Packet Tracer Software simulasi jaringan
3 Modul Praktik & LKPD Panduan dan lembar kerja
4 File konfigurasi dasar Disediakan oleh guru
5 Koneksi internet (opsional) Untuk update atau upload tugas

🔹 C. Kompetensi Dasar (KD)

  1. 3.1 Memahami konsep konfigurasi perangkat jaringan berbasis Cisco.

  2. 4.1 Mengkonfigurasi jaringan lokal (LAN) menggunakan Cisco Packet Tracer.

  3. 4.2 Mengimplementasikan routing, VLAN, dan NAT pada jaringan simulasi.

  4. 4.3 Melakukan troubleshooting pada jaringan Cisco.


🔹 D. Dasar Teori Singkat

1. Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah aplikasi simulasi jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Networking Academy untuk membantu siswa memahami dan berlatih konfigurasi jaringan tanpa perlu perangkat fisik.

2. Perangkat Jaringan Cisco

  • Router → Menghubungkan antar jaringan.

  • Switch → Menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal (LAN).

  • PC/Server → Digunakan untuk pengujian (ping, web, DNS, dll).

3. Mode Konfigurasi Cisco

Mode Fungsi Perintah Masuk
User EXEC Mengecek status perangkat Router>
Privileged EXEC Akses ke konfigurasi lebih lanjut Router> enable
Global Config Mengubah konfigurasi sistem Router# configure terminal
Interface Config Mengatur port atau interface Router(config)# interface g0/0

4. Dasar Perintah Cisco

Tujuan Perintah
Melihat konfigurasi show running-config
Menetapkan IP address ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Mengaktifkan port no shutdown
Menyimpan konfigurasi copy running-config startup-config
Uji koneksi ping [alamat IP]

🔹 E. Materi Praktik Cisco Packet Tracer

🧠 Praktik 1 – Konfigurasi Jaringan Dasar

Tujuan: Membuat jaringan sederhana dengan 1 router, 1 switch, dan 3 PC.

Langkah-langkah:

  1. Buka Cisco Packet Tracer.

  2. Tambahkan perangkat:

    • 1 Router (2901)

    • 1 Switch (2960)

    • 3 PC

  3. Hubungkan menggunakan kabel straight dan crossover sesuai kebutuhan.

  4. Beri IP address pada PC:

    • PC1: 192.168.10.2

    • PC2: 192.168.10.3

    • PC3: 192.168.10.4

  5. Konfigurasikan Router:

    Router> enable
    Router# conf t
    Router(config)# interface g0/0
    Router(config-if)# ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
    Router(config-if)# no shutdown
    Router(config-if)# exit
    Router# write
    
  6. Lakukan uji koneksi antar PC ke router:
    ping 192.168.10.1

📌 Hasil Diharapkan: Semua PC dapat terkoneksi ke router.


🧠 Praktik 2 – Konfigurasi VLAN dan Trunking

Tujuan: Membuat komunikasi antar VLAN melalui router (Router on a Stick).

Langkah-langkah:

  1. Buat VLAN 10 dan VLAN 20 pada switch.

    Switch> enable
    Switch# conf t
    Switch(config)# vlan 10
    Switch(config-vlan)# name Marketing
    Switch(config)# vlan 20
    Switch(config-vlan)# name Admin
    
  2. Tetapkan port VLAN:

    Switch(config)# interface f0/2
    Switch(config-if)# switchport mode access
    Switch(config-if)# switchport access vlan 10
    Switch(config)# interface f0/3
    Switch(config-if)# switchport access vlan 20
    
  3. Aktifkan trunk pada port ke router:

    Switch(config)# interface f0/1
    Switch(config-if)# switchport mode trunk
    
  4. Konfigurasikan router sub-interface:

    Router(config)# interface g0/0.10
    Router(config-subif)# encapsulation dot1Q 10
    Router(config-subif)# ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
    Router(config)# interface g0/0.20
    Router(config-subif)# encapsulation dot1Q 20
    Router(config-subif)# ip address 192.168.20.1 255.255.255.0
    
  5. Uji ping antar PC VLAN 10 dan VLAN 20.

📌 Hasil Diharapkan: Komunikasi antar VLAN berhasil.


🧠 Praktik 3 – Routing Dinamis (OSPF)

Tujuan: Menghubungkan beberapa router menggunakan routing dinamis.

Langkah-langkah:

  1. Hubungkan 3 router dengan topologi segitiga.

  2. Buat jaringan lokal di tiap router.

  3. Aktifkan OSPF:

    Router(config)# router ospf 1
    Router(config-router)# network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0
    Router(config-router)# network 10.10.10.0 0.0.0.3 area 0
    
  4. Simulasikan konektivitas antar PC dari jaringan berbeda.

📌 Hasil Diharapkan: Semua jaringan saling terkoneksi otomatis.


🧠 Praktik 4 – NAT dan DHCP

Tujuan: Menghubungkan jaringan lokal ke internet simulasi menggunakan NAT dan DHCP.

Langkah-langkah:

  1. Konfigurasikan DHCP di router:

    Router(config)# ip dhcp pool LAN
    Router(dhcp-config)# network 192.168.50.0 255.255.255.0
    Router(dhcp-config)# default-router 192.168.50.1
    Router(dhcp-config)# dns-server 8.8.8.8
    
  2. Aktifkan NAT overload:

    Router(config)# access-list 1 permit 192.168.50.0 0.0.0.255
    Router(config)# interface g0/1
    Router(config-if)# ip nat outside
    Router(config)# interface g0/0
    Router(config-if)# ip nat inside
    Router(config)# ip nat inside source list 1 interface g0/1 overload
    
  3. Uji ping dari PC ke internet simulasi.

📌 Hasil Diharapkan: Semua PC mendapat IP otomatis dan bisa mengakses internet.


🧠 Praktik 5 – Troubleshooting

Tujuan: Menganalisis dan memperbaiki kesalahan jaringan.

Langkah-langkah:

  1. Buka file .pkt dengan topologi yang sudah disediakan guru.

  2. Gunakan show ip interface brief untuk melihat status interface.

  3. Perbaiki kesalahan (IP salah, port shutdown, routing belum aktif).

  4. Uji koneksi antar perangkat hingga semua berhasil ping.

📌 Hasil Diharapkan: Semua jaringan berfungsi dengan benar setelah diperbaiki.


🔹 F. Evaluasi dan Penilaian

Aspek yang Dinilai Bobot Kriteria
Kebenaran topologi 20% Semua koneksi sesuai dengan desain
Konfigurasi perangkat 30% Perintah dan IP benar
Fungsi jaringan 30% Komunikasi antar jaringan berhasil
Dokumentasi laporan 20% Langkah, hasil, dan analisis lengkap

🔹 G. Hasil Akhir yang Diharapkan

Siswa mampu:

  • Mendesain dan mengimplementasikan topologi jaringan Cisco.

  • Menggunakan perintah konfigurasi dasar dan lanjutan.

  • Mengaktifkan routing statis/dinamis, VLAN, NAT, DHCP.

  • Mendiagnosis dan memperbaiki masalah jaringan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama