🧩 BAB 3 –
TEKNOLOGI KEAMANAN JARINGAN
A. Tujuan
Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini,
peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan berbagai teknologi keamanan jaringan.
2. Mengidentifikasi fungsi dan cara kerja firewall, IDS, IPS, VPN,
dan proxy server.
3. Menerapkan penggunaan teknologi keamanan jaringan sederhana.
4. Mengevaluasi efektivitas sistem keamanan jaringan dalam sebuah
skenario kasus.
B. Pengantar
Pada era digital seperti sekarang,
data dan koneksi jaringan merupakan aset penting. Banyak organisasi, lembaga
pendidikan, dan perusahaan yang bergantung pada jaringan untuk komunikasi dan
layanan digital.
Namun, jaringan komputer juga menjadi target utama serangan seperti
peretasan, pencurian data, dan penyusupan sistem.
Untuk itu, diperlukan teknologi
keamanan jaringan seperti firewall,
IDS/IPS, VPN, dan proxy server yang dapat melindungi
jaringan dari ancaman luar maupun dalam.
C. Jenis–Jenis
Teknologi Keamanan Jaringan
1. 🔥 Firewall
Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk menyaring
lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan
berdasarkan aturan tertentu.
Fungsi Firewall:
·
Mengontrol akses keluar/masuk
jaringan.
·
Melindungi jaringan dari serangan
eksternal.
·
Mencegah akses yang tidak sah ke
sistem internal.
Jenis Firewall:
1. Packet Filtering Firewall → menyaring paket data berdasarkan IP, port, atau protokol.
2. Proxy Firewall (Application
Gateway) → memeriksa data pada lapisan
aplikasi.
3. Stateful Inspection Firewall → memantau status koneksi dan sesi komunikasi.
4. Next-Generation Firewall (NGFW) → firewall modern yang mencakup IDS/IPS, filtering aplikasi,
dan kontrol pengguna.
Contoh Kasus:
Sebuah sekolah menggunakan firewall
untuk memblokir akses siswa ke situs-situs yang tidak relevan dengan kegiatan
belajar seperti media sosial atau situs hiburan selama jam pelajaran.
2. 🕵️♂️ Intrusion Detection System (IDS)
IDS adalah sistem yang mendeteksi
aktivitas mencurigakan atau pelanggaran kebijakan keamanan
dalam jaringan.
Jenis IDS:
·
Network-based IDS (NIDS) → memantau lalu lintas
seluruh jaringan.
·
Host-based IDS (HIDS) → memantau aktivitas pada
komputer tertentu.
Cara Kerja:
IDS menganalisis log dan paket
data, lalu memberikan peringatan (alert) jika
menemukan aktivitas abnormal.
3. 🛡️ Intrusion Prevention System (IPS)
IPS adalah pengembangan dari IDS
yang tidak hanya mendeteksi, tetapi juga mencegah serangan secara otomatis.
Contoh:
Jika ada upaya serangan brute
force login, IPS dapat langsung memblokir alamat IP sumber
serangan tersebut.
4. 🌐 Virtual
Private Network (VPN)
VPN memungkinkan pengguna
untuk terhubung ke jaringan secara aman melalui
koneksi publik (internet) dengan cara mengenkripsi data.
Fungsi:
·
Menjaga kerahasiaan data.
·
Menyembunyikan identitas pengguna
(IP address).
·
Mengamankan koneksi jarak jauh
(remote access).
Contoh:
Karyawan perusahaan dapat mengakses
server internal dari rumah melalui koneksi VPN agar tetap aman.
5. ⚙️ Proxy Server
Proxy adalah perantara
antara pengguna dan internet, yang bertugas meneruskan
permintaan akses ke situs web.
Fungsi Proxy:
·
Menyembunyikan alamat IP pengguna.
·
Mempercepat akses internet dengan
caching.
·
Memblokir situs tertentu.
·
Memonitor aktivitas pengguna.
Contoh:
Sekolah menggunakan proxy untuk
mengatur lalu lintas internet siswa, agar hanya situs edukatif yang dapat
diakses.
D. Penerapan
Teknologi Keamanan Jaringan
1. Mengatur Firewall di Router
o
Buka halaman admin router.
o
Atur filtering IP, port, dan
protokol.
o
Simpan pengaturan dan uji koneksi.
2. Menggunakan VPN
o
Instal aplikasi VPN (contoh:
OpenVPN, Cisco AnyConnect).
o
Login dengan kredensial yang
diberikan.
o
Pastikan koneksi terenkripsi (ikon
gembok di koneksi).
3. Monitoring Jaringan
o
Gunakan IDS seperti Snort atau Suricata.
o
Analisis log aktivitas jaringan
untuk mendeteksi anomali.
E. Contoh
Soal
📘 Pilihan Ganda
1. Fungsi utama firewall dalam jaringan komputer adalah …
A. Meningkatkan kecepatan internet
B. Melindungi jaringan dari serangan luar
C. Memperluas koneksi antar jaringan
D. Mengatur penggunaan bandwidth
E. Menyimpan log pengguna
2. IDS hanya mampu …
A. Menghapus virus secara otomatis
B. Mencegah serangan
C. Mendeteksi aktivitas mencurigakan
D. Menyaring paket data
E. Melindungi router
3. Teknologi yang digunakan untuk mengamankan koneksi jarak jauh
adalah …
A. IDS
B. Proxy
C. VPN
D. Firewall
E. DNS
4. Proxy server berfungsi untuk …
A. Menghapus malware
B. Menyimpan cache dan menyaring situs
C. Memblokir semua koneksi
D. Mengatur bandwidth
E. Menyambungkan antar jaringan
5. IPS berbeda dengan IDS karena …
A. IPS hanya mendeteksi tanpa tindakan
B. IDS otomatis memblokir serangan
C. IPS dapat mencegah serangan secara otomatis
D. IDS lebih cepat dari IPS
E. IPS hanya bekerja di komputer
✏️ Isian Singkat
1. Firewall berfungsi untuk ____________.
2. VPN bekerja dengan cara ____________.
3. IDS memberikan peringatan terhadap ____________.
4. IPS mampu ____________ serangan.
5. Proxy server digunakan untuk ____________ dan ____________ situs.
🧠 Essay
1. Jelaskan perbedaan utama antara IDS dan IPS!
2. Mengapa penggunaan VPN penting dalam komunikasi data jarak jauh?
3. Bagaimana cara kerja firewall dalam menyaring paket data?
4. Sebutkan dan jelaskan 3 fungsi utama dari proxy server!
5. Apa yang terjadi jika jaringan tidak menggunakan teknologi
keamanan sama sekali?
💻 Studi Kasus
Sebuah perusahaan jaringan komputer
mengalami serangan phishing dan malware yang
masuk melalui koneksi Wi-Fi karyawan. Setelah dilakukan investigasi, diketahui
bahwa jaringan tidak memiliki firewall dan karyawan sering mengakses jaringan
publik tanpa VPN.
Pertanyaan:
1. Teknologi keamanan apa yang seharusnya diterapkan untuk mencegah
kasus tersebut?
2. Jelaskan langkah-langkah pengamanan yang bisa diterapkan!
3. Apa dampak jika ancaman seperti ini dibiarkan?
🧩 Soal Evaluasi Bab 3
1. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan firewall!
2. Apa fungsi utama dari IDS dan IPS dalam jaringan komputer?
3. Bagaimana cara VPN melindungi data pengguna saat menggunakan
jaringan publik?
4. Sebutkan perbedaan proxy server dengan firewall!
5. Mengapa organisasi membutuhkan kombinasi beberapa teknologi
keamanan jaringan sekaligus?
🔍 Kesimpulan
Teknologi keamanan jaringan
seperti firewall, IDS, IPS, VPN, dan proxy server merupakan
komponen penting dalam melindungi data dan menjaga integritas jaringan.
Penggunaan teknologi ini secara terpadu dapat mencegah berbagai ancaman
seperti malware, hacking,
dan data
breach, sehingga jaringan tetap aman,
stabil, dan terpercaya.