KONFIGURASI VOIP VLAN – CISCO PACKET TRACER

KONFIGURASI VOIP VLAN – CISCO PACKET TRACER

Haloo, balik lagi bersama saya Ahmad, di sini saya akan memberikan contoh mengkonfigurasi VOIP menggunakan vlan dengan aplikasi CPT (Cisco Packet Tracer) apa tiu VLAN ? (Virtual Local Area Network) adalah sebuah teknologi jaringan yang memungkinkan pembagian satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan virtual yang terpisah secara logis.VLAN bekerja dengan mengelompokkan beberapa switch atau port ke dalam sebuah domain jaringan virtual, sehingga memungkinkan untuk membangun beberapa jaringan virtual yang berbeda pada satu jaringan fisik yang sama. Langsung saja kita simak bagaimana cara melakukan konfigurasi nya !!


Topology


  • Pertama buatlah topologi seperti gambar di atas, jika sudah nyalakan semua VOIP nya seperti gambar di bawah ini.
  • Untuk melakukan setting pas switch kita pilih CLI pada switch seperti gambar di bawah ini.
  • Jika sudah kita akan konfigurasi vlan nya saya akan membuat nama pada switch dan vlan nya Management, Data, Voice untuk cara nya seperti gambar di bawah ini.
Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)#host SW1
SW1(config)#vlan 20
SW1(config-vlan)#name Data
SW1(config-vlan)#vlan 24
SW1(config-vlan)#name Voice
SW1(config-vlan)#vlan 30
SW1(config-vlan)#name management
SW1(config-vlan)#ex

  • Selanjutnya kita akan tambahkan IP pada interface vlan 30 seperti di bawah ini dan kita akan tambahkan gateway nya dan sekalian kita setting mode trunk dengan switchport ke vlan 30
SW1(config)#int vlan 30
SW1(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Vlan30, changed state to up

SW1(config-if)#ip add 30.30.30.2 255.255.255.0
SW1(config-if)#no sh
SW1(config-if)#exit

SW1(config)#ip default-gateway 30.30.30.1
SW1(config)#int fa0/1
SW1(config-if)#switchport mode trunk
SW1(config-if)#switchport trunk native vlan 30
SW1(config-if)#
SW1(config-if)#ex
  • Jika sudah kita akan tambahkan interface dan setting switchport ke access vlan 20 dan voice vlan 24
SW1(config)#int ra fa0/2-4
SW1(config-if-range)#switchport access vlan 20
SW1(config-if-range)#switchport voice vlan 24
SW1(config-if-range)#
SW1(config-if-range)#ex
  • Untuk konfigurasi switch hanya sampai di sini saja dan selanjutnya kita akan setting router, untuk melakukan konfigurasi kita pilih CLI pada router seperti gambar di bawah ini.
  • Pertama kita setting hostname pada router dan kita ketikan perintah no sh untuk mengaktifkan sebuah interface atau antarmuka yang sebelumnya telah dinonaktifkan.
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#host R1
R1(config)#int fa0/0
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#ex
  • Selanjutnya kita setting interface nya dengan menggunakan enqpsulation pada fa0/0.20 dan kita tambahkan IP nya seperti gambar di bawah ini.
R1(config-subif)#encap
R1(config-subif)#encapsulation do
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
R1(config-subif)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#ex
R1(config)#
  • Selanjutnya kita setting juga untuk interface fa0/0.24 nya dan berikan IP seperti di bawah ini.
R1(config)#int fa0/0.24
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 24
R1(config-subif)#ip add 24.24.24.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#ex
  • Setting interface fa0/0.30 dan berikan IP juga seperti gambar di bawah ini.
R1(config)#int fa0/0.30
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 30 native 
R1(config-subif)#ip add 30.30.30.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#ex
  • Selanjutnya kita setting DHCP Pool nya DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) untuk mengelola dan mengalokasikan alamat IP secara otomatis ke perangkat yang terhubung ke jaringan. Dengan menggunakan pool DHCP
R1(config)#ip dhcp pool Data
R1(dhcp-config)#net
R1(dhcp-config)#network 20.20.20.0 255.255.255.0
R1(dhcp-config)#defa
R1(dhcp-config)#default-router 20.20.20.1
R1(dhcp-config)#ex
  • Selanjutnya kita setting DHCP Pool pada Voice dengan cara yang sama seperti gambar di bawah ini.
R1(config)#ip dhcp pool Voice
R1(dhcp-config)#net
R1(dhcp-config)#network 24.24.24.0 255.255.255.0
R1(dhcp-config)#def
R1(dhcp-config)#default-router 24.24.24.1
R1(dhcp-config)#option 150 ip 24.24.24.1
R1(dhcp-config)#ex
R1(config)#ip dhcp excluded-address 24.24.24.1
R1(config)#ex
  • Selanjutnya kita akan konfigurasi telphony service dengan max nya 3lalu berikan port nya sebagi contoh 2000 seperti di bawah ini.
R1(config)#telephony-service
R1(config-telephony)#max-ephones 3
R1(config-telephony)#max-dn 3
R1(config-telephony)#ip source-address 24.24.24.1 port 2000
R1(config-telephony)#
  • Selanjutnya kita akan setting tiap-tiap Phone nya dan memberikan nomer seperti di bawah ini
R1(config)#ephone-dn  1
R1(config-ephone-dn)#%LINK-3-UPDOWN: Interface ephone_dsp DN 1.1, changed state to up
R1(config-ephone-dn)#number 123
R1(config-ephone-dn)#ex

R1(config)#ephone-dn  2
R1(config-ephone-dn)#%LINK-3-UPDOWN: Interface ephone_dsp DN 2.1, changed state to up
R1(config-ephone-dn)#number 456
R1(config-ephone-dn)#ex

R1(config)#ephone-dn  3
R1(config-ephone-dn)#%LINK-3-UPDOWN: Interface ephone_dsp DN 3.1, changed state to up
R1(config-ephone-dn)#number 789
R1(config-ephone-dn)#ex
  • Jika sudah kita setting ip pada PC dengan dhcp tidak menggunakan static pada gambar di bawah ini. Jika sudah mendapat IP secara otomatis maka konfigurasi kita sudah berhasil.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama